Minggu, 27 Juni 2021

Cerita Senja

 (Dyah Santoso)




Lembayung menyepuh angkasa, melukis alam raya dalam balutan selimut jingga.

Hangat, semua sepakat.

Teduh sinarnya melahirkan pujangga dengan diksi yg memikat.


Malam menyapa, mengajak serta kerlip bintang dan cahaya purnama.

Sang surya kembali ke peraduannya, pesona senja mulai sirna.

Suhu kian turun, hangat berubah dingin.

Malam menyapa, cerita senja terkikis angin.


Puisi dan diksi menjelma jadi secangkir kopi.

Pecinta senja, kini juga penikmat kopi.

Senja yang hanya sesaat beralih pada malam yang pekat.

 

Tanpa senja, pujangga tak akan kehilangan kata.

Senja membawa cerita.

Diksi tiada arti tanpa bukti.



Selasa, 22 Juni 2021

Tabir

 

Oleh : Laily Alfath


 

Kamu bersama dirimu 24 jam.

Mereka hanya bersamamu beberapa jam.

Kamu mengerti prosesmu dalam berjuang.

Mereka hanya tahu sepotong perjuangan.

 

 

Kamu mengerti apa yang kamu rasakan.

Mereka tidak akan tahu apa yang tak terlihat.

Kamu mengerti apa yang kamu pikirkan.

Mereka tidak akan pernah paham apa yang tak terucapkan.

 

 

Manusia adalah makhluk berbatas.

Makhluk dinamis tak terduga.

Makhluk penuh tanya.

Makhluk berwujud aneka rupa.

 

 

Manusia bukan Tuhan, mereka tidak mengikutimu 24 jam.

Manusia bukan Tuhan, mereka tidak akan pernah adil memutuskan.

Manusia bukan Tuhan, mereka tidak akan bisa utuh paham.

Manusia bukan Tuhan, mereka hanya punya sekeping penilaian.


 

Minggu, 13 Juni 2021

Aku dan Mereka

 Oleh : Laily Alfath




Anganku jauh
Mereka bilang, itu tidak mungkin
Inginku bertumbuh
Mereka bilang, mustahil


Aku menjadi diriku
Mereka komplain, tidak terima
Aku memutuskan jalan hidupku
Mereka menyimak dan tertawa


Aku berpikir, berusaha menelaah
Aku mencoba mengikuti "kata mereka"
Tapi aku kehilangan arah
Mereka kemana?