(Laily Alfath)
Semestaku berubah
Sedikit redup dibanding biasanya
Beberapa hal memudar warnanya
Nalar logikaku tak mampu mencerna
Aku tak paham bagaimana cerita selanjutnya
Ribuan harap berguguran di tanah
Ribuan rencana menguap di udara
Seketika padam
Hanya tersisa setitik cahaya reman-remang
Aku kehialangan kompas untuk melanjutkan perjalanan
Perasaan asing masuk tanpa mengetuk
Segudang pertaynaan berseliweran menghantam
Peperangan tanpa suara, namun riuh di dalam
Aku tak punya jawaban
Aku tak bisa menjelaskan
Aku kehilangan dayaku
Aku kalah perang bisu

0 comments:
Posting Komentar