Kamis, 12 Agustus 2021

Rubuh

 (Laily Alfath)




Semestaku berubah

Sedikit redup dibanding biasanya

Beberapa hal memudar warnanya

Nalar logikaku tak mampu mencerna


Aku tak paham bagaimana cerita selanjutnya

Ribuan harap berguguran di tanah

Ribuan rencana menguap di udara

Seketika padam

Hanya tersisa setitik cahaya reman-remang


Aku kehialangan kompas untuk melanjutkan perjalanan

Perasaan asing masuk tanpa mengetuk

Segudang pertaynaan berseliweran menghantam

Peperangan tanpa suara, namun riuh di dalam


Aku tak punya jawaban

Aku tak bisa menjelaskan

Aku kehilangan dayaku

Aku kalah perang bisu

0 comments:

Posting Komentar